Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim Resmi Berdiri, Gus Muwafiq Hadir dalam Pengajian Akbar
Sleman, 08 September 2026 — Pengajian Akbar digelar dalam rangka peresmian Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim, milik Bapak M. Andi Setijo Nugroho, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah serta dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan HTC Training Consulting turut hadir memenuhi undangan Pengajian Akbar sekaligus peresmian Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap berdirinya lembaga pendidikan dan dakwah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
|
|
|
|---|
Acara peresmian turut dihadiri oleh Bapak Bupati serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Kehadiran para pejabat dan tokoh tersebut semakin menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Tidak hanya diisi dengan pengajian dan rangkaian peresmian, acara tersebut juga dirangkai dengan kegiatan santunan kepada anak yatim. Pemberian santunan menjadi salah satu wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dalam momentum peresmian Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim.
|
Kegiatan santunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para penerima, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi di tengah masyarakat. Nilai kepedulian sosial tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling membantu, dan penuh keberkahan. Pengajian Akbar dalam rangkaian acara tersebut diisi oleh KH Ahmad Muwafiq, yang lebih dikenal sebagai Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq. Beliau dikenal sebagai salah satu pendakwah yang aktif menyampaikan kajian keislaman dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui tausiyah yang disampaikan, jamaah diajak untuk terus memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta menjadikan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
Peresmian Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang dalam mencetak generasi yang memiliki pengetahuan keagamaan, berakhlak, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Pondok Pesantren Ahsanu Taqwim juga diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pendidikan, pembinaan, dan kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta masyarakat secara lebih luas. Momentum peresmian yang dipadukan dengan Pengajian Akbar dan santunan anak yatim tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan keagamaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan ilmu dan spiritualitas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial dan kemanusiaan.
Cari
Berita Populer



